Powered By Blogger

Senin, 26 Maret 2012

seberapa jauh kah aku melangkah

Sudah seberapa jauhkah aku melangkah?
Apakah sepanjang usiaku yang bertambah hari ini
Atau hanya bayangku saja yang mendahuluiku
Sementara aku tetap di sini

Jika aku dihadiahi umur setahun lagi
Akankah aku lebih baik dari tahun lalu?

Kupatut wajahku di depan cermin
Hanya kerut saja yang bertambah
Tidak kulihat kebijaksanaan
Kesabaran,
dan semua pertanda seiring bertambahnya usia

Semoga saja kali ini,
Atau setidaknya hari ini
Ada yang lebih berarti
Ada yang nyata
Mengiringi hari-hariku
sehingga aku dan bayanganku berjalan bersisian


Ragaku seakan tak lagi utuh di bumi
Lintasan bayang tentang indah hadirmu
Menyayat hatiku bak sembilu
Perih tak terkata

Kau genggam erat tanganku
Aku pamit sementara waktu bisikmu
Kuingin bisa beri kau bahagia
Kuingin kau bangga akanku nanti

Kucaba tegar bagai karang di depanmu
Lewat anggukan kusembunyikan galau
Lewat senyuman kusamarkan resah
Lewat canda kututupi luka

Rasaku mengambang di samudera tanya?
Andai jawab kutemui kini
Kutakkan terhempas begini
Meratapi hari yang kan kulalui tanpamu lagi

Kucoba sebut asmaMu
Kusadari rasa ini anugrahMu
Rasa dan asa yang tumbuh mengakar mencengkram bumi hatiku

Kutengadahkan wajah pada langit sore ini
Berharap tiada malam datang untuk penunda
Agar aku masih punya waktu tersisa
Sebelum melepasnya sebulan berlalu

Di batas kecewa menggudam jiwa
Hati kecilku menertawaiku dengan tanya?
Di mana keteguhanmu
Di mana kepercayaanmu
Ternyata kau tuli dan buta kini!!!

Suara batinku terus mencaci tanpa peduli
Tanpa sempat kuberi bantah
Kau akan terlempar kenerakaNya
Jika kau masih bersamanya

Kembalilah pada cinta sejati
CintaNya pencipta pada hambaNya
Cinta bunda pada anaknya
Cinta sahabat pada sahabatnya

Tubuhku menggigil di tengah panas cuaca
Keringat mengucur basahi tubuh penuh nodaku
Aku hanya mampu berucap
Selamat jalan cinta
Selamat tinggal noda dan dosa lalu
Terima kasih ya Rabb
Ampuni aku meragukan rencanaMU

Tidak ada komentar:

Posting Komentar